Jumat, 27 Januari 2012

Cara Mendidik Anak Balita Senang Membaca


Anak adalah investasi masa depan, salah satu anugerah-Nya yang dapat kita banggakan jika berhasil mendidiknya dengan baik. Anak jugalah yang akan menjadi teman setia di masa tua. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas orang tua untuk mempersiapkan putra putrinya agar siap menghadapi tantangan zaman. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terus berkembang, anak-anak akan hidup di era yang berbeda dengan kita sekarang.

Mendidik Sejak Dini

Kita memnag tidak dapat mengendalikan pertumbuhan otak anak, namun kita dapat membantu mengoptimalkannya.
Riset menunjukkan bahwa perkembangan intelektual anak-anak sejak lahir hingga usia 3 tahun sama hebatnya dengan usia4 tahun hingga 18 tahun. Maka dari itulah, usia 0-3 tahun sering disebut sebagai golden age pada usia 4 tahun, 50% kecerdasan otak anak sudah terbentuk.
Rumah menjadi sekolah pertama bagi anak kita. Cara mendidik anak balita, kebiasaan-kebiasaan orang tua dan anggota keluarga lainnya akan berpengaruh terhadap kebiasaan anak di masa depan.
Jika orang tua biasa menonton, anak juga akan senang menonton. Apabila orang tua senang membaca, anak-anak juga akan akrab dengan bahan bacaan. Bukan sembarang bahan bacaan tentunya. Bacaan bermutu disertai dengan ilustrasi gambar yang menarik akan mempermudah anak menyerap pengetahuan dalam bacaan.

Cerdas dengan Membaca

Membaca adalah salah satu cara mendidik anak balita yang positif. Sayangnya tidak semua anak suka membaca. Padahal, membaca sangat penting untuk menambah pengetahuan dan pemahaman.
Cara mendidik anak balita agar suka membaca dapat dilakukan dengan memberikan buku bacaan bergambar
Sejak usia tiga bulan, anak sudah memiliki kemampuan untuk membangun dan mengingat perbedaan pola-pola gambar yang rumit. Jadi memberikan buku bacaan bergambar pada anak patut dicoba.
Keberadaan gambar yang menarik juga membuka peluang bagi anak untuk membaca lewat gambarnya saja. Anak tidak begitu terbebani oleh tulisan yang panjang.
Tokoh-tokoh yang unik dan tingkah laku yang kocak pada gambar, lambat laun akan mendorong anak mencari tahu lebih banyak lewat tulisan. Secara tidak sadar, anak akan mulai membacakeseluruhan isi buku.
Kegiatan membaca akan semakin optimal apabila orang tua turut serta mambaca. Orang tua dapat membahas dan menerangkan pada anak mengenai maksud gambar atau ilustrasi buku.
Selain pengetahuan anak bertambah, membaca dapat menjalin komunikasi dan hubungan emosional antara orang tua dan anak.
Komunikasi dan emosi yang erat antara anak dan orang tua kelak menjadi dasar bagi hubungan yang lebih harmonis di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar