Anak adalah investasi masa depan,
salah satu anugerah-Nya yang dapat kita banggakan jika berhasil mendidiknya
dengan baik. Anak jugalah yang akan menjadi teman setia di masa tua. Oleh karena
itu, sudah menjadi tugas orang tua untuk mempersiapkan putra putrinya agar siap
menghadapi tantangan zaman. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terus berkembang,
anak-anak akan hidup di era yang berbeda dengan kita sekarang.
Mendidik Sejak Dini
Kita memnag tidak dapat
mengendalikan pertumbuhan otak anak, namun kita dapat membantu
mengoptimalkannya.
Riset menunjukkan bahwa
perkembangan intelektual anak-anak sejak lahir hingga usia 3 tahun sama
hebatnya dengan usia4 tahun hingga 18 tahun. Maka dari itulah, usia 0-3 tahun
sering disebut sebagai golden age pada
usia 4 tahun, 50% kecerdasan otak anak sudah terbentuk.
Rumah menjadi sekolah pertama
bagi anak kita. Cara mendidik anak balita, kebiasaan-kebiasaan orang tua dan
anggota keluarga lainnya akan berpengaruh terhadap kebiasaan anak di masa
depan.
Jika orang tua biasa menonton,
anak juga akan senang menonton. Apabila orang tua senang membaca, anak-anak
juga akan akrab dengan bahan bacaan. Bukan sembarang bahan bacaan tentunya. Bacaan
bermutu disertai dengan ilustrasi gambar yang menarik akan mempermudah anak
menyerap pengetahuan dalam bacaan.
Cerdas dengan Membaca
Membaca adalah salah satu cara
mendidik anak balita yang positif. Sayangnya tidak semua anak suka membaca. Padahal,
membaca sangat penting untuk menambah pengetahuan dan pemahaman.
Cara mendidik
anak balita agar suka membaca dapat dilakukan dengan memberikan buku bacaan
bergambar
Sejak usia tiga bulan, anak sudah
memiliki kemampuan untuk membangun dan mengingat perbedaan pola-pola gambar
yang rumit. Jadi memberikan buku bacaan bergambar pada anak patut dicoba.
Keberadaan gambar yang menarik juga
membuka peluang bagi anak untuk membaca lewat gambarnya saja. Anak tidak begitu
terbebani oleh tulisan yang panjang.
Tokoh-tokoh yang unik dan tingkah
laku yang kocak pada gambar, lambat laun akan mendorong anak mencari tahu lebih
banyak lewat tulisan. Secara tidak sadar, anak akan mulai membacakeseluruhan
isi buku.
Kegiatan membaca akan semakin
optimal apabila orang tua turut serta mambaca. Orang tua dapat membahas dan
menerangkan pada anak mengenai maksud gambar atau ilustrasi buku.
Selain pengetahuan anak
bertambah, membaca dapat menjalin komunikasi dan hubungan emosional antara
orang tua dan anak.
Komunikasi dan emosi yang erat
antara anak dan orang tua kelak menjadi dasar bagi hubungan yang lebih harmonis
di masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar